Geliat Tari Tradisional di Uji Pentas Kemilau Pesona Budaya 2024
Foto: Uji Pentas Kemilau Pesona Budaya 2024/Srika Production
Penulis: Admin Srika
Pada hari Minggu, 18 Februari 2024, Srika Production sukses menggelar acara "Uji Pentas: Kemilau Pesona Budaya 2024" di kafe Langikula, yang beralamat di Gg. H. Solehan No.98, Bakti Jaya, Kec. Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat 16418. Acara ini menjadi momentum penting bagi para penari untuk menampilkan hasil latihan mereka selama beberapa bulan terakhir.
Menampilkan Tarian-Tarian Klasik
Acara ini diikuti oleh peserta dari dua jenis kelas, yaitu kelas offline dan kelas online. Materi yang diujikan pada uji pentas kali ini meliputi berbagai tarian dari budaya Jawa, Betawi, dan Nusantara, meliputi:
- Kelas Jawa Offline dan Online (Rantaya Putri dan Bondan Payung)
- Kelas Betawi Offline Ragam Dasar Betawi (Topeng Cisalak/Kang Aji)
- Kelas Nusantara Offline (Bagurau dari Minangkabau)
- Kelas Nusantara Online (Tari Pakarena Anida Sulawesi Selatan)
Foto: Tari Bagurau Kelas Nusantara Offline
Para peserta dinilai oleh dua juri yang kompeten di bidang tari, yaitu Agnes Sarila Wiridhani, yang merupakan juri utama sekaligus Founder Srika Production, dan Nadira A. K sebagai juri tamu. Kedua juri ini memberikan penilaian berdasarkan aspek wiraga, wirasa, wirama, dan wirupa.
Wiraga merujuk pada aspek fisik atau gerak dalam tarian. Aspek ini mencakup teknik dan kemampuan peserta dalam menggerakkan tubuhnya dengan luwes, tepat, dan sesuai dengan pakem tari yang berlaku.
Foto: Tari Ragam Dasar Betawi Kelas Betawi Offline
Wirama berkaitan dengan ritme dan tempo dalam tarian. Ada beberapa aspek penilaian dalam wirama yang mencakup keterampilan peserta mengikuti irama musik atau gamelan, menjaga tempo, dan sinkronisasi gerakan dengan alunan musik.
Foto: Tari Pakarena Anida Kelas Nusantara Online
Terakhir adalah wirupa yang mengacu pada aspek visual atau estetika dalam tarian. Hal tersebut mencakup penampilan keseluruhan penari, termasuk kostum, tata rias, dan properti tari yang digunakan.
Keempat aspek ini saling melengkapi dan penting untuk menciptakan sebuah penampilan tari yang harmonis dan memukau. Penari yang baik harus mampu menguasai wiraga, wirasa, wirama, dan wirupa agar pesan dan keindahan tarian dapat tersampaikan dengan baik kepada penonton.
Dukungan Keluarga dan Sahabat
Foto: Pembagian sertifikat untuk para peserta
Acara uji pentas tari tradisional ini juga dihadiri oleh sanak keluarga dan sahabat dari para penari, yang memberikan dukungan dan semangat bagi para peserta. Kehadiran mereka memberikan suasana yang hangat dan penuh keakraban, sehingga para penari semakin termotivasi untuk menampilkan yang terbaik.
Uji Pentas Kemilau Pesona Budaya 2024 ini tidak hanya menjadi ajang untuk menilai kemampuan para penari, tetapi juga menjadi sarana untuk melestarikan budaya melalui seni tari. Para peserta berhasil menampilkan penampilan yang memukau, menunjukkan kerja keras dan dedikasi mereka dalam mempelajari dan menghayati setiap gerakan tarian.
Foto: Sesi doa bersama sebelum pementasan
Acara ini diharapkan dapat terus dilaksanakan setiap tahunnya, sehingga semakin banyak generasi muda yang tertarik dan terlibat dalam pelestarian budaya Indonesia melalui seni tari. Terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam kesuksesan acara ini. Semoga semangat melestarikan budaya terus menggelora di hati kita semua.
___
Butuh jasa dance performance untuk wedding, seminar, workshop? Atau ingin bergabung menari bersama kami? Silakan hubungi berikut untuk informasi lebih lanjut:
- 0896-6937-0497 (WA admin)
- @srikamadance (DM Instagram)
- @srika.production (TikTok)
.png)
Komentar
Posting Komentar